TNI AL, Tarakan, 15 Juli 2026 – Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) XIII Laksamana Muda TNI Sumarji Bimoaji memimpin acara Penyumpahan 11 Perwira Penyidik Kodaeral XIII sekaligus Penutupan Kursus Singkat Keamanan Laut Tahun 2026, yang berlangsung di Lobby Mako Kodaeral XIII, Kota Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara. Rabu (15/07).

Dalam kesempatan tersebut, Dankodaeral XIII membacakan amanat Panglima Koarmada RI Laksamana Madya TNI Dr. Denih Hendrata, S.E., M.M., yang menegaskan bahwa pengambilan sumpah bukan sekadar memenuhi ketentuan organisasi, melainkan menjadi awal lahirnya tanggung jawab baru sebagai perwira penyidik yang profesional, berintegritas, dan dipercaya negara. Pangkoarmada RI juga menekankan pentingnya menjaga objektivitas, menjunjung tinggi keadilan, transparansi, akuntabilitas, profesionalisme, serta penghormatan terhadap hak asasi manusia dalam setiap proses penyidikan.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dinamika keamanan maritim yang terus berkembang menuntut perwira penyidik memiliki kemampuan adaptif terhadap berbagai bentuk kejahatan di laut, mulai dari penyelundupan, peredaran narkotika, perdagangan orang, pencurian sumber daya kelautan, pelanggaran wilayah, hingga tindak pidana lintas negara yang memanfaatkan kemajuan teknologi. Oleh karena itu, setiap perwira penyidik dituntut untuk terus meningkatkan kompetensi, menguasai perkembangan regulasi dan teknologi digital, serta membangun sinergi yang kuat dengan aparat penegak hukum, kementerian, dan lembaga terkait guna mewujudkan penegakan hukum maritim yang efektif.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wadan Kodaeral XIII Laksamana Pertama TNI Bambang Kuncoro, S.T., M.S.i., Gandhi Muchlisin, S.H., M.H. selaku saksi dari Kejaksaan Negeri Tarakan, para Pejabat Utama Kodaeral XIII dan para Komandan/Kasatker Kodaeral XIII. 


Dispen Kodaeral XIII, Koarmada RI.